Contohautobiografi 2. Namaku Aryani, lahir di Jayakarta, 10 Januari 1995. Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ani adalah panggilan akrabku, Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Ayahku seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Pemda. Sedangkan Ibuku adalah seorang guru di sebuah madrasah tsanawiyah tak jauh dari rumah.
WebDataskripsiauditpersediaan Browse By Category
Ringkasanpengenalan diri sendiri. 11+ Contoh Autobiografi Diri Sendiri, Singkat, Panjang dan Tips Pembuatannya. CONTOH Tugas Mengenal Diri | PDF. Contoh Biografi Diri Sendiri/Pribadi (Singkat, Padat, Jelas) Formulir Riwayat Hidup bentuk Narasi kelas 6, Tematik tema 5 || Bagian 3 - YouTube. Contoh Biografi Diri Sendiri Lengkap Bahasa Indo
Contohbiografi penulis (artikel, buku, novel, dsb.) biografi bisa ditulis oleh orang lain maupun diri sendiri. Maybe you would like to learn more about one of these. Contoh Biodata Penulis Puisi Belajar Pengetahuan Online Hari ini, hari yang telah kami sepakati,. Contoh biografi diri sendiri pdf. Siswa contoh biodata diri yang menarik. 115 13 download
Tulisperjalanan mencari makna kehidupan itu sebagai sebuah gagasan besar dalam contoh autobiografi diri sendiri panjang yang bisa kamu kerjakan. Contoh Ide Menulis Autobiografi #15. Tulis tentang seseorang yang paling berarti dalam hidupmu dan membuat kamu mengalami begitu banyak perubahan. Apakah ini adalah tentang sosok kekasih, pasangan
nonton film miracle in cell no 7 subtitle indonesia. 0% found this document useful 0 votes3 views1 pageCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes3 views1 pageContoh Biografi Dan Autobiografi Diri Sendiri Lengkap - Edu Online ProgramJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel the full document with a free trial!
Contoh Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Lengkap Contoh Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Lengkap - Ketika Anda membaca buku, pada bagian akhir halaman biasanya Anda akan menjumpai biografi penulis. Halaman ini akan menceritakan kisah hidup seseorang / tokoh secara detail dengan prestasi yang dimiliki. Namun selain biografi, Anda mungkin juga pernah mendengar istilah autobiografi diri sendiri. Lalu apa yang membedakan keduanya? Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Pengertian dan Perbedaan Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Secara umum, biografi adalah tulisan yang menjelaskan tentang riwayat atau perjalanan hidup seseorang yang ditulis dalam beberapa paragraf atau bahkan hingga menjadi sebuah buku. Biasanya biografi akan menceritakan perjalanan hidup seseorang mulai dari kelahiran hingga saat ini. Jika dilihat dari sudut pandang tulisannya, biografi menggunakan sudut pandang orang lain/orang ketiga. Ciri utama penulisan dengan sudut pandang orang ketiga pada biografi adalah penggunaan kata ganti âdiaâ atau âiaâ. Sementara untuk autobiografi merupakan sebuah tulisan atau teks yang mengisahkan tentang perjalanan hidup atau riwayat hidup seseorang yang ditulis langsung oleh orang yang bersangkutan secara pribadi. Oleh sebab itu, autobiografi juga kerap disebut dengan autobiografi diri sendiri. Gaya penulisannya sendiri menggunakan sudut pandang dari orang pertama dan menggunakan kata âSayaâ maupun âAkuâ. Pengalaman dan rincian riwayat hidup sang penulis pun bisa diceritakan secara mendetail, mulai dari kelahiran, konflik hidup dan perjalanan menarik lainnya. Struktur Penulisan Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Dalam penulisannya, biografi maupun autobiografi akan ditulis menggunakan struktur yang tertata. Sehingga jalan cerita yang ditampilkan akan tersusun rapi dan runtut. Nah berikut ini adalah struktur penulisan biografi maupun autobiografi diri sendiri. Latar Belakang Keluarga Pada bagian awal dan pertama, biasanya penulis akan mengisahkan tentang latar belakang tokoh yang bersangkutan. Disini biasanya akan dituliskan nama kedua orang tua, tempat tanggal lahir, dan statusnya dalam keluarga. Selain itu, pada bagian latar belakang keluarga juga bisa dikisahkan tentang masa kecil tokoh yang masih berhubungan dengan keluarga. Latar Belakang Pendidikan Setelah penjelasan mengenai keluarga secara umum telah dipaparkan, selanjutnya akan masuk pada bagian latar belakang pendidikan. Untuk menceritakan latar belakang pendidikan, penulis bisa menjelaskan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan terakhirnya. Tentu saja pada bagian latar belakang pendidikan juga dapat disebutkan prestasi yang diperoleh selama masih menjadi pelajar atau mahasiswa. Biasanya untuk bagian ini akan ditulis dengan memulai paragraf baru. Latar Belakang Prestasi Beberapa prestasi yang didapatkan baik di bidang akademi maupun non akademi juga bisa ditambahkan pada bagian ini. Penulis dapat menceritakan pencapaian yang sudah didapatkan oleh tokoh bersangkutan secara singkat namun jelas. Disini penulis juga bisa menyertakan beberapa tokoh lain yang bersangkutan dengan prestasi yang didapatkan tokoh bersangkutan. Hanya saja penyertaan tokoh lain sebagai pendukung biasanya lebih banyak dijumpai pada penulisan biografi. Latar Belakang Pekerjaan Apabila tokoh yang bersangkutan sudah bekerja, maka bagian selanjutnya dapat diisi dengan riwayat atau latar belakang pekerjaan. Jika pengalaman kerja sudah terlalu banyak, tentu tidak semua harus diceritakan secara detail. Penulis bisa memilih beberapa part yang dirasa penting dan berhubungan dengan tujuan penulisan biografi maupun autobiografi diri sendiri ini. Pada bagian ini juga bisa dituliskan prestasi yang berhasil diraih dalam jenjang karirnya. Latar Belakang Hasil Karya Bagi beberapa tokoh yang membutuhkan biografi atau autobiografi diri sendiri untuk kepentingan penerbitan suatu karya, biasanya akan dituliskan secara umum bagaimana latar belakang hasil karya tersebut. Perencanaan, pelaksanaan hingga seluk beluk yang dilalui untuk menghasilkan karya tersebut dapat diceritakan pada poin ini. Biasanya pada sisi ini akan dirasakan emosi dari perjalanan tokoh hingga dapat menghasilkan karya yang dimaksud. Namun, untuk biografi atau autobiografi pelajar, bagian latar belakang hasil karya ini dapat dihilangkan. Tujuan Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Pembuatan biografi maupun autobiografi diri sendiri tentu bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang mendasari seseorang untuk menuliskan riwayat hidupnya. Seperti contoh di atas, dimana biografi biasanya dibuat untuk kepentingan penerbitan sebuah hasil karya. Selain itu, biografi maupun autobiografi diri sendiri juga bisa dibuat dengan tujuan seperti di bawah ini Sebagai media untuk mengenalkan tokoh yang bersangkutan atau diri sendiri kepada orang lain, khususnya pada khalayak umum. Untuk memberikan gambaran, pelajaran dan juga inspirasi dari kisah seseorang. Sebut saja untuk pembisnis yang menceritakan perjalanan hidupnya hingga mencapai kesuksesan. Begitu juga dalam bidang lain, seperti karir, pendidikan, politik dan lain sebagainya. Biografi maupun autobiografi diri sendiri juga banyak dibuat sebagai bahan pencitraan. Dimana riwayat hidup yang dikisahkan dalam hasil tulisan tersebut akan banyak menceritakan prestasi, kisah sukses dan beberapa poin plus lain terkait tokoh ataupun penulis itu sendiri. Ciri-Ciri Biografi dan Autobiografi Diri Sendiri Beberapa diantara Anda mungkin masih sukar membedakan jenis teks biografi, autobiografi diri sendiri dan teks lainnya. Padahal jika dilihat dari susunan, isi dan tujuan penulisannya, biografi maupun autobiografi memiliki ciri yang cukup jelas. Berikut ini adalah ciri-ciri dari biografi dan autobiografi Ciri-Ciri Biografi Biografi merupakan sebuah susunan teks yang berisikan perjalanan hidup atau riwayat hidup seseorang yang ditulis dengan sudut pandang orang ketiga. Menceritakan perjalanan atau riwayat hidup seseorang atau tokoh mulai dari kelahiran hingga masa kini dan diceritakan secara rinci. Biografi hanya memberikan informasi yang bersifat positif saja, mengingat tujuan pembuatannya juga sebagai bahan pencitraan positif seseorang/tokoh. Banyak menceritakan prestasi yang dimiliki atau telah berhasil diraih oleh seseorang/tokoh. Sering menyertakan tokoh lain sebagai pendukung konteks yang sedang dibahas. Ciri-Ciri Autobiografi Autobiografi merupakan sebuah susunan teks yang berisi informasi terkait perjalanan atau riwayat hidup seseorang yang ditulis dengan sudut pandang orang pertama. Penulisan autobiografi juga bisa dilakukan dengan bantuan penulis lain, namun tetap menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan âSayaâ atau âAkuâ. Autobiografi banyak menceritakan perjalanan atau riwayat hidup seseorang mulai dari masa sulit hingga mencapai kesuksesan. Autobiografi pun hanya menampilkan informasi yang bersifat positif, karena jenis tulisan ini juga kerap digunakan sebagai bahan pencitraan positif bagi penulis. Autobiografi sering ditulis untuk menjadi media mencurahkan perjalanan hidup dan ladang untuk mengambil hikmah oleh pihak lain yang membaca. Jenis Sudut Pandang Penulisan Biografi dan Autobiografi Pada penulisan biografi dan autobiografi terdapat satu perbedaan menonjol, yakni sudut pandang yang digunakan. Pada penulisan biografi, umumnya menggunakan sudut pandang orang ketiga, sementara untuk autobiografi biasanya menggunakan sudut pandang orang pertama. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan penulisan menurut sudut pandang orang pertama, kedua dan ketiga. Sudut Pandang Orang Pertama Sudut pandang orang pertama atau tokoh utama yakni jenis tulisan dimana penulis seolah-olah âmasukâ dalam teks tersebut sebagai tokoh utama first person central. Semua yang berkaitan dengan perasaan, pikiran, tingkah laku maupun peristiwa yang berkaitan dengan tokoh utama dapat dituangkan dengan posisi sebagai âakuâ. Penulis mutlak menjadi pusat cerita dan pusat kesadaran dari informasi yang diberikan. Apabila terdapat informasi yang di luar tokoh utama, maka akan diceritakan hanya sebatas ketertarikan tokoh âakuâ. Ciri utama dari sudut pandang orang pertama tentunya menggunakan kata âakuâ ataupun âsayaâ. Sudut Pandang Orang Kedua Sudut pandang orang kedua ini biasanya menggunakan kata ganti sapa âkamuâ atau âkalianâ. Penggunaan kata ganti tersebut memberikan kesan jika pembaca sedang berinteraksi langsung dengan penulis. Meskipun jenis sudut pandang orang kedua tidak digunakan pada penulisan biografi maupun autubiografi, namun jenis sudut pandang ini kerap digunakan dalam berbagai macam karya seni atau konten. Sudut Pandang Orang Ketiga Sudut pandang orang atau pihak ketiga umumnya menggunakan kata rujukan âiaâ, âdiaâ ataupun nama tokoh yang diceritakan dan bisa menggunakan mereka jamak. Penggunaan sudut pandang orang ketiga memiliki kebebasan menulis yang lebih luas. Sehingga dalam pembuatan biografi, penulis dapat memberikan kesan atau sidikit opini terkait tokoh yang diceritakan. Contoh Biografi Diri Sendiri Setelah mengetahui struktur, ciri dan jenis sudut pandang yang biasa digunakan dalam penulisan biografi. Di bawah ini adalah beberapa contoh biografi diri sendiri. Contoh Biografi Diri Sendiri Singkat Namanya adalah Ninda Ayuning, lahir di Bandung 29 Desember 1995. Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan lahir dari pasangan Amin Arif dan Heni Amaliah. Perempuan yang akrab disapa Ayu ini hidup di tengah keluarga yang sederhana. Ayahnya merupakan seorang pekerja honorer di Kecamatan dan ibunya adalah karyawan di Puskesmas. Sejak kecil, Ayu selalu dididik dengan berlandaskan agama yang kuat, sehingga saat menginjak anak-anak hingga remaja pun ia menempuh pendidikan berstandar Islamiyah. Ia mulai masuk sekolah dasar tahun 2002 di SD Al Hidayah, Bandung. Setelah lulus dari SD Al Hidayah, Ayu meneruskan pendidikannya di SMP IT Al-Iklhas, Bandung pada tahun 2007. Masa SMAnya masih ia lanjutkan di SMA IT Al-Iklhas Bandung selama 3 tahun hingga mendapat kelulusan pada tahun 2010. Hingga kini, Ayu telah menjadi seorang mahasiswa semester 6 di Universitas Padjajaran Bandung. Saat masih duduk di sekolah dasar, Ayu sudah sering mengikuti lomba menulis kaligrafi antar sekolah. Prestasi terbaiknya di SD Al Hidayah yakni ketika ia berhasil menjuarai lomba menulis kaligrafi tingkat Kabupaten dan mewakili Bandung untuk lomba tingkat Provinsi Jawa Barat. Setelah menginjak usia remaja, Ayu cenderung menjadi anak yang pendiam. Namun di balik itu, ia juga termasuk seorang kutu buku. Hobinya membaca buku sains membawanya untuk mewakili SMA IT Al-Iklhas dalam lomba karya ilmiah tahun 2009. Dalam perlombaan tersebut Ayu bersama rekannya Widya Nur Asiyah penciptakan sebuah alat untuk mempermudah teknik menanam hidroponik. Meski tak berhasil membawa gelar juara 1, namun Ayu dan Widya berhasil menjadi juara 3 dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah berbasisi Islam tersebut. Hasil karya tersebut dikembangkan Ayu dan rekannya selama 40 hari. Cara kerja produk yang dicipatakannya adalah untuk mempermudah siklus air pada taman hidroponik. Dimana siklus air yang baik akan sangat mempengaruhi tanaman yang dihasilkan dan kecepatan pertumbuhannya. Hingga saat ini, produk yang diciptakan Ayu dan Widya pada tahun 2009 silam sudah dikembangkan kembali dan mulai digunakan untuk kebutuhan umum. Meski belum diproduksi secara masal, namun produk ini sudah mulai dikenal masyarakat dan peminatnya pun mulai meningkat. Untuk saat ini, Ayu sendiri masih menempuh pendidikan di Universitas Padjajaran jurusan Biologi. Diharapkan ke depannya Ayu dapat menciptakan karya-karya lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Contoh Autobiografi Diri Sendiri Selain contoh biografi diri sendiri di atas, berikut ini juga terdapat contoh autobografi diri sendiri sebagai referensi Anda. Contoh Autobiografi Diri Sendiri Singkat Aku Dewi Maharani Kartini. Orang-orang biasa memanggilku Dewi. Aku lahir bertepatan dengan perayaan Hari Kartini, yakni 21 April 2003 di Purwokerto, itulah kenapa orang tuaku memberikan nama Kartini padaku. Aku merupakan anak ke 2 dari pasangan Muhammad Suprapto dan Ani Nurmasari. Kakakku seorang lelaki yang begitu lembut bernama M. Dani Mahardika dan adikku bernama M. Rifki Mahardika yang kini masih duduk di bangku SMP. Kami berlima hidup di lingkungan yang begitu menyenangkan, tetangga yang ramah dan suasana perumahan sederhana yang begitu tenang dan nyaman. Kedua orang tuaku adalah pedagang, mereka memiliki toko kelontong dan sebuah rumah makan dengan menu makanan kuno resep warisan dari nenekku. Di tengah kegiatanku sebagai seorang pelajar di SMAN 1 Purwokerto, aku selalu menyempatkan diri untuk melakukan hobiku yakni menulis. Apapun yang aku temui dan rasakan akan aku tuangkan dalam sebuah karya tulis. Sebenarnya, hobi menulis ini sudah mulai aku tekuni sejak masih duduk di bangku SMPN 2 Purowkerto. Hanya saja, semenjak memasuki sekolah menengah atas aku lebih mendalami hobi ini dengan mengikuti ekstra kulikuler jurnalistik di sekolah. Begitu banyak ilmu baru yang aku dapatkan dari kegiatan ekstra tersebut, seperti cara menulis yang baik, cara mendapatkan sumber informasi yang valid dan cepat serta masih banyak lainnya. Selama kurang lebih 1 tahun masuk dalam kelompok jurnalis sekolah, tepat pada 30 Maret 2019 lalu aku berkesempatan untuk mewakili SMAN 1 Purwokerto dalam lomba menulis. Dalam lomba antar sekolah tersebut, aku menulis beberapa karya fiksi yang merupakan karanganku sendiri. Meskipun hanya berupa cerbung dengan sesi tidak lebih dari 10 bagian, namun tulisan yang mengisahkan perjuangan seorang anak desa hingga meraih kesuksesan di tingkat nasional ini berhasil membawaku dan SMAN 1 Purwokerto menjuarai perlombaan. Bagiku, dalam perlombaan tersebut bukanlah hadiah yang menjadi motivasi utamaku. Melainkan pengalaman dan ilmu yang bisa aku dapatkan dari pihak lain yang sudah lebih berpengalaman. Dengan prestasi pertamaku di bidang menulis ini, semangatku untuk terus menulis karya-karya menarik lainnya semakin menggebu. Aku berharap suatu saat nanti bisa menjadi seorang penulis buku maupun jurnalis profesional. Contoh Autobiografi Diri Sendiri Panjang Aku bernama Satrio Aji Pradana yang kini berusia 25 tahun. Aku lahir pada 25 Maret 1995 di kota Surabaya. Ayahku bernama Agus Salim yang berprofesi sebagai seorang teknisi di kios elektronik miliknya. Sementara ibuku bernama Nur Arina yang berprofesi sebagai seorang guru honorer di SMP N 5 Surabaya. Lahir di tengah keluarga sederhana bukan menjadi penghalang bagiku untuk semangat menempuh pendidikan. Justru hal tersebut menjadi cambuk tersendiri bagiku untuk terus semangat menempuh pendidikan hingga ke jenjang universitas. Sejak kecil, aku termasuk siswa berprestasi. Semasa duduk di bangku sekolah dasar, yakni di SDN 3 Surabaya, aku selalu menjadi juara kelas. Selanjutnya aku meneruskan pendidikan di SMPN 1 Surabaya dan SMAN 1 Surabaya. Meski masuk sekolah favorit, aku masih tetap sering menjadi juara kelas dengan nilai yang cukup tinggi. Memasuki kelas XII SMA, aku sangat tertarik untuk masuk ke univeritas impianku, yakni Universitas Oxford. Walaupun awalnya aku menganggap jika keinginanku hanya akan jadi mimpi belaka, mengingat kondisi keluarga yang tak mungkin membiayaiku kuliah di luar negeri. Hingga akhirnya aku selalu aktif untuk mencari beasiswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah dari pihak swasta. Semua jalur beasiswa selalu aku coba ikuti. Tentunya untuk bisa mengikuti seleksi beasiswa kuliah di luar negeri pun tidak mudah. Aku pun banyak meminta bantuan dari guru di sekolah yang selalu aktif memberikan informasi. Hingga tepat satu bulan setelah ujian nasional SMA diadakan, keajaiban seakan datang menghampiriku. Aku dinyatakan lulus beasiswa untuk masuk Oxford University jurusan Manajemen Bisnis. Seakan tidak percaya namun surat pernyataan kelulusan beasiswa sudah ada digenggamanku. Tetapi hambatan tidak berhenti diisini. Dari pengumuman tersebut aku kembali dipusingkan dengan biaya hidup selama di Inggris, mengingat beasiswa yang aku dapatkan hanya untuk biaya pendidikan dan asrama. Sementara untuk kebutuhan lain aku harus menggunakan biaya pribadi. Pada awal keberangkatanku ke Inggris, uang saku dari orang tua memang masih menjadi satu-satunya sumber penghidupanku. Tentunya aku harus menjalani kehidupan yang super âiritâ dengan uang saku yang tak terlalu besar, dan itupun sudah cukup merepotkan kedua orang tuaku. Masuk semester 2, aku mulai berfikir untuk mencari sumber pendapatan tambahan. Hingga akhirnya aku menjalankan bisnis kecil-kecilan dengan memproduksi tempe di kamar asramaku dan menjualnya pada mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia. Tak disangka, makanan yang dianggap sederhana di Indonesia ini bisa dijual dengan harga cukup tinggi di Inggris. Kebanyakan dari pelangganku merupakan orang asli Indonesia dan Malaysia yang rindu akan masakan nusantara. Untuk bahan utamanya sendiri aku selalu meminta kiriman dari Indonesia, mengingat di Inggris cukup sulit mendapatkan kacang kedelai. Beberapa waktu pun akan sempat kekurangan barang dagangan, karena keterlambatan pengiriman. Setelah merintis selama kurang lebih 5 bulan, usahaku mulai berjalan. Pendapatan yang diperoleh pun sudah cukup untuk menyewa apartemen sederhana yang lebih luas dari asramaku. Tujuannya adalah, agar aku lebih leluasa memproduksi tempe dengan jumlah lebih banyak. Bisnis sampingan ini terus aku jalankan hingga kembali ke Indonesia dengan gelar Sarjana Manajemen Bisnis dari Oxford University. Di tanah kelahiranku, ilmu yang ku dapatkan aku manfaatkan sebaik mungkin dengan mendaftar ke beberapa perusahaan besar di Jakarta. Hanya menunggu sekitar 1 bulan, aku sudah mendapat panggilan interview dan bekerja di salah satu perusahaan besar di Senayan. Selama kurang lebih 2 tahun aku bekerja dan mendedikasikan diri di perusahaan tersebut. Hingga tepat 7 bulan lalu aku memutuskan untuk berhenti dan membangun bisnis yang sedang aku jalankan saat ini. Ya, kini aku merupakan seorang pembisnis yang bergerak dalam distribusi perlengkapan sehari-hari. Meskipun masih terbilang baru, namun kini aku sudah memiliki 5 cabang di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan Malang. Ilmu dan sedikit aset yang dikumpulkan selama bekerja adalah modal utama dibalik tekad yang kuat serta dukungan orang-orang terdekatku. Mental yang kuat pun harus selalu aku bangun, karena untuk mencapai kesuksesan, terlebih dalam dunia bisnis, mental baja harus menjadi modal utama yang dimiliki seseorang.
82% found this document useful 17 votes56K views9 pagesOriginal TitleAUTOBIOGRAFI DIRI SAYACopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?82% found this document useful 17 votes56K views9 pagesAutobiografi Diri SayaOriginal TitleAUTOBIOGRAFI DIRI SAYAJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Contoh Autobiografi Panjang dari Lahir Sampai SMA yang Menarik untuk Dibaca â Untuk membuat contoh autobiografi panjang dari lahir sampai SMA yang bagus tentu membutuhkan referensi. Sehingga nantinya karya tulis akan memiliki hasil optimal ketika dijadikan tugas. Pada dasarnya hanya dibutuhkan beberapa contoh konkrit dalam pembuatan sebuah karya. Sehingga dengan adanya contoh tersebut para mahasiswa akan dapat menjadikannya sebagai sebuah referensi. Beberapa Contoh Autobiografi Panjang Daftar IsiBeberapa Contoh Autobiografi Panjang 1. Contoh Autobiografi Panjang dari Lahir Sampai SMA2. Pembuatan Kisah Diri Sendiri Sampai Menuju SMA3. Kisah Pribadi dari SD Sampai SMA4. Kronologi Kehidupan dari SD Sampai SMA5. Referensi Pembuatan Kronologi dari SD Sampai SMA6. Menceritakan Kehidupan Sekolah Dasar Sampai SMA Daftar Isi Beberapa Contoh Autobiografi Panjang 1. Contoh Autobiografi Panjang dari Lahir Sampai SMA 2. Pembuatan Kisah Diri Sendiri Sampai Menuju SMA 3. Kisah Pribadi dari SD Sampai SMA 4. Kronologi Kehidupan dari SD Sampai SMA 5. Referensi Pembuatan Kronologi dari SD Sampai SMA 6. Menceritakan Kehidupan Sekolah Dasar Sampai SMA Ada beberapa acuan yang dapat dipakai sebagai sebuah referensi sehingga penelitian menjadi lebih baik. Ini adalah metode paling mudah sehingga nantinya bisa dijadikan sebagai landasan idiil. Dalam membuat karya seperti itu kami menjadikan beberapa struktur utama sebagai acuan. Sehingga nantinya contoh autobiografi panjang dari lahir sampai SMA ketika diimplementasikan mampu memberikan hasil secara kredibel dan relevan. Acuan yang kami pakai adalah pembuatan garis besar, keunikan karakter, pembuatan karakter, kerangka, dan implementasi metode. Sehingga penulisan akan menjadi relevan dan tertata ketika dibaca. Ini adalah konsep paling mudah yang dapat diimplementasikan mahasiswa sehingga dalam membuat karya tetap menghasilkan optimal. Tanpa adanya acuan seperti itu akan cukup sulit dalam menentukan arah penulisan, Bagi para penulis awam biasanya hal seperti itu memang tidak terlalu diperhatikan secara seksama. Sehingga hasil akhir dari sebuah biografi tidak memiliki tendensi tertentu dan narasi yang dijual. Berikut ini akan langsung kami berikan beberapa contoh sehingga dapat dijadikan acuan. Karena tidak ada hal lebih baik selain menjadikan sebuah bahan sebagai referensi dalam penulisan karya. 1. Contoh Autobiografi Panjang dari Lahir Sampai SMA Perkenalkan nama saya adalah rudi seorang anak yang lahir di daerah sambiroto enam belas tahun lalu. Lahir dari keluarga biasa saja dengan tingkat perekonomian tidak terlalu berbeda dengan lainnya. Menempuh pendidikan dasar di SD 6 kebangsaan dan berhasil menjadi salah satu siswa berprestasi. Tentu saja prestasi tersebut tidak luput jasa kedua orang tua yang mensupport kegiatan belajar. Meskipun setiap pagi dan siang hari membantu ayah di kebun namun waktu belajar pada malam tetap menjadi prioritas. Ini adalah bentuk kesungguhan kedua orang tua agar saya bisa mengubah nasib keluarga. Memang keberuntungan dari sisi finansial tidak pernah terlalu jauh berbeda sejak bertahun-tahun lamanya. Setelah enam tahun menempuh pendidikan dasar saya lantas melanjutkan ke SMP 6 harapan bapa. Di situ berbagai macam latar belakang siswa lain menjadi salah satu pemantik semangat belajar. Tidak pernah terbesit rasa malu karena berasal dari keluarga tidak mampu dan bergaul dengan anak kota. Ini adalah sebuah realita kehidupan di mana persaingan dalam hal akademik tidak memandang latar belakang. Sehingga saya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan peringkat tertinggi. Hasilnya tidak terlalu mengecewakan, setiap semester tiga besar selalu didapatkan berkat jerih payah. Ini adalah sebuah bukti bahwa jumlah uang tidak menjadi penghalang seseorang untuk berprestasi. Sekarang saya mengenyam pendidikan di SMA 13 Pantekosta tentu ini adalah pencapaian berharga. Tidak akan sia-sia perjuangan selama ini karena sekarang sudah sampai disini untuk melanjutkan studi. Saya budi seorang anak yang lahir di sebuah desa kecil ujung timur pulau jawa. Banyak orang desa menganggap saya adalah seorang anak dengan kemampuan khusus karena lahir saat gerhana matahari. Dukun bayi juga menyatakan bahwa saya memiliki kemampuan spesial yang dapat digunakan membantu orang. Memang ini belum disadari banyak orang sampai masuk sekolah dasar. Ketika belajar SD 12 Tirta Buana ada sebuah pengalaman menarik di mana kemampuan spiritual tersebut muncul. Tepatnya saat upacara bendera peringatan kemerdekaan negara ada sebuah kejadian aneh. Sebagai anak kelas enam saya ditunjuk sebagai pengibar bendera untuk memperingati kemerdekaan. Pada saat bendera hendak dikibarkan tiba-tiba cuaca mendung berubah menjadi hujan lebat. Namun tidak perlu menunggu waktu lama dengan sedikit doa kepada tuhan ternyata ada keajaiban terjadi. Pada saat kukibarkan sang saka merah putih seketika angin besar dan hujan berhenti begitu saja. Ini adalah sebuah keanehan yang jarang dilihat oleh orang biasa apalagi banyak saksinya. Sejak saat itu semakin banyak keanehan muncul dalam kehidupan yang tidak dapat dijelaskan menggunakan logika. Kemudian ketika masuk ke pendidikan menengah di SMP 13 Agni Bayu ada kejadian kesurupan masal. Tidak diketahui sebabnya tiba-tiba seorang guru menyuruh saya untuk menyentuhkan tangan ke kepala siswa lain. Secara tiba-tiba semua teman yang kesurupan langsung sadar dengan sendirinya. Ini adalah sebuah hal yang cukup aneh dan tidak dapat dipelajari menggunakan ilmu sains modern seperti sekarang. Sampai akhirnya pada suatu hari ada seorang kakek yang datang ke rumah dan meminta petunjuk. Tidak kepada kedua orang tuaku namun pada tubuh kecil ini, tentu saja tidak masuk akal. Beliau hanya meminta petunjuk menuju arah mana sebaiknya dia berjalan. Tanpa pikir panjang aku langsung menjawab ke arah timur dan beliau tersenyum kemudian meninggalkan sebuah koin lima rupiah. 3. Kisah Pribadi dari SD Sampai SMA Nama saya adalah Budi sekarang sedang menempuh pendidikan di SMA 13 surya kencana. Saya akan menceritakan sebuah pengalaman mulai dari kecil sampai sekarang bisa berdiri di hadapan teman sekalian. Saya lahir di desa batu kemangi kecamatan pringgodani kabupaten suryanegara pada tahun 1992. Ibu saya adalah buruh cuci desa dan bekerja di rumah seorang mantri kesehatan kota. Sedangkan ayah adalah buruh pemetik cengkeh dan tembakau karena dua komoditi tersebut adalah hasil terbesar disini. Kehidupan menjadi anak seorang buruh memang tidak terlalu menyenangkan di mata orang kota. Namun bagi saya ini sangat menyenangkan karena bisa bermain alam setiap hari. Ayah ibu tidak pernah memberikan tekanan untuk menjadi siswa cerdas selama menuntut ilmu namun berpesan agar selalu jujur. Menjadi orang jujur lebih baik dibandingkan pandai karena dapat berguna bagi masyarakat. Ini selalu saya pegang sehingga banyak orang mempercayakan berbagai hal bagi tubuh kecil ini. Ketika usia sekolah dasar saya menjadi seorang gembala kambing setiap pulang sekolah. Ini adalah sebuah pekerjaan yang cukup menyenangkan karena bisa bermain bebas di alam dan dibayar. Selain menjadi penggembala kambing, setiap pagi saya juga menjadi kurir tempe ke pasar. Tempe tersebut diproduksi oleh industri rumahan miliki ketua RT untuk dijual di pasar karang kesuma. Karena memang sekolah dasar melewati pasar jadi ini bukan menjadi hal berat dilakukan. Kemudian pendidikan menengah dilanjutkan atas anjuran dari kiai desa karena melihat saya adalah anak jujur. Tidak terlalu banyak perbedaan sampai akhirnya sekarang bisa menuntut ilmu di SMA 13 surya kencana. Saya juga memiliki mimpi untuk bisa kuliah sehingga dapat merubah nasib keluarga desa. 4. Kronologi Kehidupan dari SD Sampai SMA Ini adalah kronologi kehidupan saya sejak lahir sampai sekarang belajar di sekolah menengah atas. Nama saya budi lahir pada tanggal 29 februari 1992 di desa danur kabupaten sungkowini jawa timur. Terlahir dari seorang ibu bernama wiji yang terkenal sebagai seorang tukang pijat di desa. Ayah saya bernama sumarno dan menjadi seorang gembala sapi andalan warga desa setempat. Memang pekerjaan tersebut tidak terlalu istimewa jika dibawa ke kota. Namun di desa dua profesi tersebut sangat terpandang dan membuat saya termasuk dalam anak yang cukup beruntung. Pendidikan dasar saya tempeh di sekolah islam pondok pesantren kyai alif. Disitu pendidikan umum dan agama diajarkan pada seluruh murid agar nantinya mampu beradaptasi di lingkungan sosial. Belajar di sekolah pondok pesantren memang cukup berbeda hari libur saja bukan minggu tapi jumat. Kemudian setiap murid dibekali dengan kemampuan bahasa arab dan cina yang cukup berguna. Jika mengantarkan dagangan ke pasar saya selalu menggunakan bahasa cina karena pemilik toko memang orang tionghoa. Kyai alif selalu berpesan ilmu itu harus diamalkan sehingga kemampuan bahasa ini juga dipakai. Menjadi kurir memang aktivitas setiap pagi saat berangkat menuju sekolah dasar. Profesi tersebut masih terus dijalani sampai menuju pendidikan menengah di SMP 12 wulan sari. Dengan menjadi kurir artinya saya bisa memiliki uang jajan sendiri dan mampu menabung untuk kebutuhan sekolah. Mulai tas dan buku saya beli sendiri dari hasil bekerja secara serabutan. Uang yang digunakan untuk masuk SMA 4 Pringgodani juga berasal dari pekerjaan di desa. Sebagai kurir dan juga gembala ternak ternyata mampu membawa saya sampai seperti sekarang ini. 5. Referensi Pembuatan Kronologi dari SD Sampai SMA Nama saya agus lahir pada tanggal 31 april 1992 di desa kecubung kecamatan pringsewu kabupaten mayangharjo jawa timur. Ibu adalah seorang penjahit di kampung yang cukup ternama. Kemampuannya dalam membuat pakaian secara cepat dan akurat menjadi nilai jual utama. Harga yang dipatok oleh ibu tidak terlalu tinggi sehingga banyak menggunakan jasanya. Ayah adalah seorang pelatih ayam tarung sehingga di rumah juga banyak kandang. Ayam tarung tersebut adalah milik para juragan di desa dan ayah bertugas sebagai perawatnya sampai pertandingan. Memang budaya tarung ayam di desa masih cukup kental sebagai salah satu peninggalan nenek moyang. Sayangnya sekarang banyak orang menganggapnya sebagai sebuah arena judi dan terkesan ilegal. Pendidikan dasar saya tempuh di SD 2 Jayakesuma selama enam tahun dengan prestasi gemilang. Meskipun tidak selalu memperoleh peringkat tertinggi namun lima besar menjadi sebuah hal biasa. Setelah lulus SD saya meneruskan pendidikan di SMP 4 Pringgodani selama tiga tahun. Disitu prestasi cukup gemilang sampai pihak sekolah menjadikan saya perwakilan untuk mengikuti olimpiade tingkat nasional. Tiga kali mengikuti tidak pernah mendapatkan juara namun itu bukan hal percuma. Menjadi sekolah yang mewakili saja sudah merupakan hal bagus dan membanggakan bagi siswa dari desa. 6. Menceritakan Kehidupan Sekolah Dasar Sampai SMA Nama saya sunar berasal dari kecamatan ringin sewu kabupaten banyuwangi dan lahir pada 12 mei 1990. Kedua orang tua saya adalah buruh pemetik kopi yang penghasilannya tidak terlalu tinggi. Namun urusan pendidikan selalu menjadi prioritas utama sampai sekarang bisa memakan bangku sekolah menengah atas. Pendidikan dasar saya lakukan di SD 2 Pringsewu selama enam tahun. Selama menempuh pendidikan dasar tidak terlalu banyak prestasi akademik yang diraih. Namun ada beberapa prestasi non akademik seperti juara kabupaten tenis meja dan catur saat masih kelas 4, 5, 6. Dengan prestasi non akademik tersebut saya melanjutkan pendidikan di SMP 2 Pringgodani. Memang dari nilai akademik tidak terlalu mencukupi untuk masuk standar sekolah namun kemampuan non akademik menjadi pertimbangan. Dari segi prestasi sendiri ternyata di SMP saya tidak terlalu buruk dengan menempati papan tengah peringkat sekolah. Dari segi kompetensi non akademik daya saing saya juga cukup bagus. Prestasi tersebut tentu sangat membanggakan bagi sekolah dan orang tua di kampung. Sekarang melanjutkan pendidikan tingkat atas di SMA 1 Pringgodani menggunakan modal prestasi non akademik tersebut. Dengan menggunakan beberapa contoh tadi tentu saja pembuatan kronologi kehidupan semakin mudah. Jadi contoh autobiografi panjang dari lahir sampai SMA dapat dibuat secara sederhana dan ringkas. Klik dan dapatkan info kost di dekatmu Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah
Mungkin kamu pernah mendengar yang namanya biografi, tapi ada juga lho yang namanya autobiografi. Lalu, apa itu autobiografi? apa bedanya dengan teks biografi dan bagaimana contohnya?Sama seperti teks biografi, teks autobiografi juga merupakan salah satu jenis teks yang ada di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Biasanya guru bahasa Indonesia di sekolah menjelaskan materi teks autobiografi ini bersamaan atau setelah materi teks pada kesempatan kali ini, Pendidikanpedia akan menjelaskan materi teks autobiografi dan contoh AutobiografiMempelajari pengertian autobiografiAutobiografi adalah teks karangan yang menceritakan tentang pengalaman, kisah, atau perjalanan hidup seseorang dan ditulis oleh orang itu sendiri. Autobiografi dikenal juga dengan sebutan itu, berikut pengertian kata autobiografi dari KBBI.â n adalah riwayat hidup pribadi yang ditulis sendiriâKBBI daringKata autobiografi diambil bahasa Yunani, tepatnya dari kata αáœ-autos yang artinya sendiri, kata ÎČÎŻÎż-bios yang berarti hidup, dan kata ÎłÏÎŹÏΔÎčΜ-graphein yang bermakna seperti teks biografi, teks autobiografi berisi tentang bagaimana seseorang melalui hidupnya mulai dari masa-masa sulit, lika-liku kehidupan, kegagalan, hingga kebahagiaan dan keadaan yang berhasil diraihnya saat apa yang membedakannya dengan teks biografi?Jika pengarang biografi biasanya mengandalkan berbagai dokumen, peninggalan, data-data, dan sudut pandang. Maka, pengarang autobiografi sepenuhnya hanya mengandalkan pada ingatannya sendiri saja atau orang-orang terkait yang pernah ada di dalam itu, perbedaan autobiografi dan biografi yang lainnya adalah sudut pandangnya. Untuk selengkapnya silahkan baca bagian selanjutnya di bawah Biografi dan AutobiografiMempelajari perbedaan biografi dan autobiografiPerbedaan paling mencolok dalam hal penulisan biografi dan autobiografi adalah sudut pandang yang adalah cerita perjalanan hidup tentang tokoh atau seseorang yang ditulis oleh orang lain dan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Sementara autobiografi adalah cerita perjalanan hidup tentang seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri dan menggunakan sudut pandang orang Contoh Penulisan Biografi dengan Sudut Pandang Orang KetigaDia adalah Muhammad Anas, lahir di Karawang, 12 Januari 2002. Sejak kecil ia tinggal di Karawang bersama ayah dan Contoh Penulisan Autobiografi dengan Sudut Pandang Orang PertamaAku adalah Muhammad Anas, lahir di Karawang, 12 Januari 2002. Sejak kecil aku tinggal di Karawang bersama ayah dan Teks AutobiografiMempelajari struktur autobiografiBerikut struktur teks autobiografi yang baik dan benar1. JudulStruktur yang pertama adalah judul, biasanya berisi nama tokoh yang akan diceritakan atau hal yang Latar Belakang KeluargaBagian ini menceritakan segala hal tentang keluarga penulis. Latar belakang keluarga penulis dijelaskan pada struktur kedua orang tua, tempat dan tanggal lahir, jumlah saudara kandung, dan penulis merupakan anak ke Latar Belakang PendidikanStruktur selanjutnya setelah latar belakang keluarga adalah latar belakang pendidikan penulis. Riwayat pendidikan baik yang sudah pernah dilalui sampai sekarang atau yang sedang dilakukan oleh penulis dijelaskan di sini. Mulai dari nama sekolahnya, tahun, dan lain Latar Belakang PrestasiBagian berikutnya adalah latar belakang prestasi yang menjelaskan seluruh prestasi yang pernah diraih oleh penulis sejak masih kecil hingga seperti sekarang Latar Belakang PekerjaanStruktur yang satu ini hanya berlaku jika penulis sudah atau sedang mencari perkejaan. Intinya penulis harus sudah memiliki pengalaman karir terlebih dahulu. Kalau penulis masih pelajar, maka struktur ini tidak perlu ditulis atau bisa Hasil KaryaDan struktur yang terakhir ini merupakan bentuk lanjutan dari struktur sebelumnya. Di sini diceritakan apa saja prestasi atau karya yang penulis ciptakan selama berkarir atau bekerja. Jadi kalau penulis belum bekerja maka struktur ini juga tidak harus struktur di atas terlihat terlalu banyak dan rumit bagi kamu, maka kamu juga bisa menggunakan struktur teks biografi untuk menulis autobiografi. Karena pada dasarnya yang membedakan hanya penulisan sudut pandangnya lebih jelasnya, silakan simak kumpulan contoh autobiografi yang benar berikut bernama Muhammad Anas, lahir pada tanggal 12 Januari 2002 di Karawang. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Orang tuaku bernama Dodi dan merupakan panggilan akrabku. Latar belakang keluargaku adalah petani. Ayahku bekerja sebagai buruh tani di desa ibuku adalah ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus rumah dan mengasuh adiku masih kecil, masing-masing berumur 6 dan 4 tahun. Mereka adalah seorang laki-laki dan perempuan. Adik laki-lakiku bernama Muhammad Faisol, sementara adik perempuanku bernama Siti semua tinggal bersama di salah satu desa kecil di daerah kota kecil aku selalu dinasehati oleh ibu agar rajin beribadah dan menjadi anak yang sholeh. Ibu juga berharap aku tumbuh menjadi laki-laki yang patuh kepada orang tua dan mau bekerja usiaku menginjak 6 tahun, aku mulai mengenyam pendidikan di salah satu sekolah dasar dekat rumahku. Sedari bangku SD tersebut, aku selalu meraih ranking 3 besar hingga aku melanjutkan sekolahku di SMPN Rengasdengklok. Mulai sejak itu, aku tertarik ke dunia teknologi, khususnya komputer dan lulus SMP, aku memutuskan ingin melanjutkan sekolah di pusat kota Karawang, tepatnya di SMK favorit Karawang demi memenuhi keingintahuanku akan dunia bekal nilai ujian sekolahku yang lumayan bagus, akhirnya aku berhasil mendapatkan kursi di SMK tersebut dengan jurusan Rekayasa Perangkat keingintahuan dan minatku terhadap bidang teknologi, ayah pun mendukungku. Dan ketika mendapatkan rezeki lebih, ayah memberikanku satu buah laptop sebagai bahan pembelajaran dengan laptop pemberian ayah itu, aku makin semangat tahun pertama SMK-ku, aku memberanikan diri untuk mengkuti salah satu perlombaan desain web tingkat tidak mudah, aku berhasil meraih peringkat pertama dalam kompetisi sekolah, aku bisa dibilang cukup cerdas, tak hanya di mata pelajaran bidang produktif, tapi juga di mapel-mapel lainnya karena aku selalu mendapatkan peringkat pertama di setiap tahun kedua SMK, aku terus menorehkan berbagai prestasi-prestasi satunya adalah menjadi juara ketiga lomba desain web tingkat nasional dan menjadi finalis 100 besar Duta Bahasa Pelajar Jawa saat kelulusan, aku bahkan memperoleh predikat siswa terbaik jurusan Rekayasa Perangkat Lunak dan merupakan siswa dengan nilai Ujian Nasional tertinggi ke-3 dari semua siswa di angkatan sangat bangga dan senang saat itu. Menjelang pelepasan, ternyata aku mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studiku di luar negeri, tepatnya di negara bidang profesi yang bisa kuambil adalah perhotelan, benar-benar berbeda dengan latar belakangku yaitu jurusan tetapi, aku juga sangat ingin pergi ke luar negeri. Mendapatkan pendidikan di benua eropa merupakan salah satu impianku sejak aku pun mengambil kesempatan itu meskipun aku harus lintas belajar bahasa Jerman intensif selama 6 bulan dan lulus ujian bahasa, kini aku sedang menunggu pengumuman dan tanggal berharap, pendidikan dan karirku di sana bisa membantu keadaan ekonomi dan meningkatkan derajat keluargaku di Autobiografi Diri Sendiri IINamaku Liben Ananda, aku lahir tanggal 17 Agustus 1997 di Papua. Tetapi, saat ini aku sedang bersekolah di Jakarta sebagai siswa klas X, jurusan IPS, tepatnya di SMAN 12 sekarang ialah 17 tahun. Dari kecil, aku sudah suka sekali berolahraga dan bermain bulutangkis. Hingga kini, bulutangkis adalah cabang olahraga sebab itu, aku bercita-cita menjadi pemain bulutangkis yang hebat dan bisa membawa harum nama bangsa di kancah hanya membanggakan Indonesia, tentu aku juga ingin membanggakan ayah dan mama yang sudah merawatku sejak kecil serta semua saat aku masih duduk di bangku kelas 5 SD, aku diberi hadiah ulang tahun berupa raket oleh kakeku. Kakeku itu juga handal sekali dalam bermain selalu mengajaku bermain dan mengajariku bagaimana bermain bulutangkis yang benar. Biasanya aku selalu menghabiskan waktu liburan sekolahku bersamanya bermain tahun yang lalu saat aku masih berusia 15 tahun, aku menjadi perwakilan sekolah dalam sebuah kompetisi bulutangkis antarsekolah saat itu pula merupakan kali pertamaku mengikuti kompetisi sangat senang dan merasa bangga saat itu karena terpilih menjadi perwakilan sekolah. Kesempatan ini tidak aku sia-siakan sama sekali hingga aku berhasil melaju ke babak final, ternyata aku harus menerima kekalahan dan menjadi juara 2. Tetapi, aku tidak bersedih karena ini juga merupakan salah satu pengalaman berharga yang akan ku ini aku menjadi salah satu anggota tim bulutangkis sekolahku. Seiring waktu, aku berharap kemampuanku terus meningkat agar aku bisa terus memperjuangkan cita-citaku sejak Autobiografi Diri Sendiri IIIPerkenalkan, aku Dewi Anggini, gadis yang lahir pada tanggal 12 Juni 1998 di Majalengka. Aku merupakan buah dari pasangan Rizal dan memiliki seorang kakak dan adik. Dewi ialah panggilan merupakan keluarga yang sederhana dan berkecukupan. Ayahku bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan ibuku berprofesi sebagai tenaga pendidik di madrasah yang letaknya tidak jauh dari rumah kecil kedua orang tuaku selalu mengajarkan sikap jujur, baik kepada sesama, dan rajin beribadah aku berusia 6 tahun, aku masuk ke SDN 3 Pasawahan, Majalengka. Selepas lulus dari SD tersebut aku melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Majalengka, tepatnya pada tahun ketika aku lulus di tahun 2012, aku memutuskan untuk pindah ke kota Bandung bersama dengan tinggal di sekitar daerah Buah Batu. Di Bandung, aku melanjutkan sekolah di SMA yang tidak jauh dari tempat tinggal satu hobiku saat itu adalah membaca dan menulis. Saat memasuki tahun kedua SMA, aku ikut dalam sebuah kejuaraan menulis cerpen antarsekolah se-kota menulis cerpen dengan judul âKisah di Desa Ujung Timurâ.Aku tidak berharap lebih saat itu, tetapi ternyata aku berhasil meraih peringkat 3 di kejuaraan menulis cerpen tersebut. Tentu aku tidak akan pernah melupakan momen-momen di saat namaku disebut oleh juri kemudian naik ke atas saat itu aku bersanding, menyalami, dan diberikan penghargaan oleh bapak Ridwan Kamil yang saat itu masih menjabat sebagai Walikota memperoleh pengalaman emas itu, aku semakin semangat untuk terus berharap, suatu nanti aku bisa menjadi penulis cerpen terkenal yang karyanya selalu dinantikan oleh para pembaca dan dapat aku masih duduk di kelas XII SMA dengan jurusan Bahasa. Ketika lulus nanti, aku akan melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri dengan jurusan Sastra Autobiografi Diri Sendiri IVAku adalah gadis kelahiran Bandung tanggal 19 Februari 1998 yang bernama Nur aku lahir di Bandung, namun kini aku sedang tinggal di Sukabumi dan merupakan siswi kelas XII jurusan IPA di SMAN 12 tinggal bersama dengan kedua orang tuaku di salah satu perumahan yang ada di kota Sukabumi. Kedua ornag tua berprofesi sebagai pegawai swasta di pusat merupakan salah satu kegemaranku, khususnya jogging. Selain gemar berolahraga, aku juga tertarik pada bidang-bidang terkait lingkungan, tanaman, dan merupakan hal yang sangat fatal bagi diri sendiri dan orang lain. Dan lingkungan adalah salah satu faktor yang dapat karena itu, menurutku kesehatan dan lingkungan saling berhubungan erat satu sama aku bisa berpikir seperti itu? Karena saat aku masih kecil dulu, aku dan keluarga tinggal di bantaran kali musim hujan tiba, pemukiman kami pasti selalu kebanjiran dan kami terpaksa harus mengungsi ke yang sama terjadi setiap tahun secara berulang-ulang. Peristiwa itulah yang membuatku berpikir begitu kritis terhadap bencana banjir datang bukan semata-mata karena alam saja, melainkan ada faktor yang lain, yaitu kadang suka tidak sadar sering membuang sampah sembarangan ke sungai. Hal ini akan membuat resapan air itu, pemukiman liar yang penduduknya padat di pinggir kali Ciliwung juga merupakan faktor pendukung banjir dari pengalaman, aku bertekad untuk mengedukasi dan mengarahkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai satu usahaku untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan bergabung menjadi anggota komunitas peduli lingkungan di kotaku sekarang, hari Sabtu atau Minggu, biasanya aku ikut dalam kegiatan bakti sosial dan bergabung dengan komunitsa tersebut, aku juga bergabung dengan beberapa komunitas lainnya untuk mendukung hobi olahragaku seperti komunitas sepeda Sukabumi dan tanaman Autobiografi Diri Sendiri VPerkenalkan aku Iki, teman-temanku biasa memanggilku begitu. Sementara nama asliku adalah Muhammad Rizki Maulana. Aku suka menulis, membaca buku, dan juga main dan tanggal lahirku yaitu di Jogjakarta, 18 Juni 1995. Ayah dan ibuku bernama Rohmat dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kakakku bernama Lusi Lusiana, sekarang ia sudah tinggal bersama suami di kota Purwokerto. Sementara adikku masih berusia 6 tahun, ia bernama diketahui bahwa aku merupakan satu-satunya anak laki-laki di keluarga kami. Karena baik kakak maupun adikku, semuanya mulai bersekolah di tahun 2002, tepatnya di SDN Mulya Budi. Pada tahun 2007, aku lulus SD dan melanjutkan pendidikanku ke SMPN 1 Karang Tiara. Aku lulus dari SMP pada tahun kemudian aku masuk ke sekolah SMA impianku, yaitu SMAN 12 Jogjakarta. Sekolah itu merupakan impianku karena di sana terdapat tim futsal yang sudah aku idolakan sejak senangnya aku ketika aku berhasil menjadi salah satu anggota tim futsal SMAN 12 Jogjakarta. Dengan tekad dan kerjasama yang kuat, kami berhasil menjuarai beberapa kompetisi di tingkat antarsekolah dan prestasi yang berhasil kami raih di antaranya Juara I Piala Walikota Jogjakarta 2013, Juara I Kilimanjaro Cup 2013, dan Juara II Futsal Hardiknas Cup ini aku semakin bersemangat untuk mengejar cita-citaku menjadi anggota Timnas Futsal Indonesia dan membawa nama bangsa di dunia futsal juga berharap bisa memberangkatkan haji kedua orang tuaku suatu hari nanti. Semoga aku bisa mewujudkannya!Contoh Autobiografi SingkatAku adalah Ridwan Ibrahim, anak sulung dari dua bersaudara. Aku memiliki seorang saudara kembar yang bernama Malik merupakan kota kelahiranku, dan 10 Mei 2003 ialah tanggal memiliki profesi sebagai pegawai negeri sipil di kantor Pemda kota Bandung. Sedangkan ibuku adalah seorang ibu rumah tangga. Bisa dibilang aku berasal dari keluarga yang hal tersebut tidak membuatku besar hati dan besar tidak pernah ingin menyombongkan harta yang ayahku punya, apalagi aku juga jarang meminta hal-hal yang aneh-aneh kepada kedua orang berprinsip, apa-apa yang kuinginan, harus bisa aku dapatkan dengan hasil kerja keras dan keringat tahun 2009, aku mulai merasakan apa yang namanya pendidikan. Aku bersekolah di SDN yang ada di pusat kota Bandung, tak jauh dari pemda tempat ayahku setelah lulus dari SD aku melanjutkan sekolahku pada tahun 2015 di SMP yang tidak jauh dari saat itulah aku mulai tertarik dengan dunia wirausaha dan mulai belajar berjualan online. Awalnya memang tidak berjalan begitu tetapi, berkat kerja keras dan hasil usahaku, hingga saat ini aku bisa membayar uang sekolahku sendiri sampai aku SMA sekarang tanpa harus meminta kepada orang Autobiografi PanjangNamaku Siska Nur Ramadani dan sekarang berusia 21 tahun. Siska merupakan nama panggilanku. Aku terlahir di kota hujan Bogor, pada tanggal 21 Januari aku terlahir dengan nama Nur Indah Putri Utami. Akan tetapi, ketika aku kecil dulu aku selalu jatuh kepercayaan orang-orang terdahulu dan orang tuaku, namaku harus diganti supaya aku bisa sembuh dari sakitku. Hingga lahirlah nama baru, âSiska Nur Ramadaniâ.Salah satu penggalan kata pada namaku diambil dari nama bulan Islam ketika aku lahir, yaitu bulan itu memang sedang bulan Ramadhan dan kelahiranku benar-benar dianggap menjadi berkah Ramadhan bagi kedua orang merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara, dari pasangan bapak Kasni dan ibu Neni. Aku lahir di keluarga yang benar-benar hanyalah seorang tukang becak tradisional. Pasar dan tempat-tempat ramai lainnya adalah tempatnya ibuku merupakan ibu rumah tangga. Sedari kecil, keluargaku selalu mengajarkanku untuk tumbuh menjadi anak yang sederhana, jujur, mandiri, dan rajin semua satu keluarga di tinggal di sebuah desa kecil yang namanya desa Panaruban, RT 3 RW 7, kecamatan waktu luangku, biasanya aku mendengarkan musik, menulis, membaca, dan kadang-kadang bernyanyi dan mendengarkan musik untuk melepas rasa bosan dan sedih. Sementara membaca dan menulis biasa aku lakukan juga untuk mencari uang merasa senang jika hobiku juga bisa menambah uang kegemaran membaca dan menulis, aku jadi bisa membuat berbagai macam karya tulis mulai dari artikel, puisi, cerpen, hingga karya tulis samping itu, aku juga sesekali mengikuti lomba blog yang dilaksanakan secara aku beberapa kali menang dan mendapatkan hadiah. Hadiahnya macam-macam, kadang berupa uang, pulsa, dan juga merchandise atau juga suka mengadu peruntunganku dengan mengikuti giveaway berupa menjawab pertanyaan atau kuis yang ditawarkan biasanya lebih wah lagi, mulai dari pakaian, uang, voucher belanja, tas, bahkan hingga smartphone dan tiket yang hadiahnya pulsa, uang, dan pakaian pernah aku menangkan. Tapi untuk yang hadiahnya berupa smartphone atau tiket liburan aku belum pernah karena semakin besar hadiahnya maka akan semakin ketat juga hobi mendengarkan musik, aku suka genre musik pop dan akustik. Aku lebih menyukai musik-musik santai yang bisa membawa musik-musik seperti itu selalu bisa membawakanku kedamaian. Biasanya aku juga suka mendengarkan musik sambil berkegiatan lainnya seperti saat membaca dan mengarungi hidup, aku memiliki motto atau prinsip âAwali dengan Bismillah, akhiri dengan Alhamdulillahâ.Artinya segala hal atau sesuatu yang dilakukan, harus didasari dengan ibadah atau dengan kata lain mencari ridho Allah sebab itu, aku terbiasa untuk menyikapi segala hal dengan pantang menyerah dan rasa bersyukur. Semuanya akan terasa indah jika kita melakukannya dengan penuh pendidikanku dimulai saat aku berusia 5 tahun. Aku pertama kali disekolahkan di TK Al Malik, masih duduk di TK, aku termasuk anak yang aktif dan mandiri. Aku bahkan pernah tampil dalam sebuah acara di pendopo kecamatan dengan lokasi TK berada di desa sebelah, biasanya aku harus berjalan kaki dengan menempuh jarak yang lumayan jauh, tapi tidak terlalu melelahkan setelah aku lulus TK, aku masuk ke SDN 1 Panaruban, SD adalah masa-masa ketika aku banyak sekali bermain. Meskipun begitu, alhamdulillah aku pernah mendapatkan peringkat 3 besar di kelasku dan juga pernah menjuarai beberapa lain murottal Al-Qurâan juara 2 dan lomba baca tulis Al-Qurâan juara 3. Aku juga pernah berpartisipasi dalam lomba cerdas cermat tingkat kecamatan dan memperoleh peringkat lulus dari SD, aku melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Wikrama yang terkenal sebagai SMP favorit dan terbaik di kabupaten Bogor. Aku mulai masuk SMP pada tahun di SMP, aku merupakan anggota dari ekstrakurikuler rohis dan kegiatanku sudah mulai bertambah, tapi aku masih bisa tetap mempertahankan prestasiku di kelas dengan meraih peringkat 1 dan aku juga merupakan bagian dari lulusan terbaik siswa-siswi SMP ketika aku lulus pada tahun 2013 saat lulus SMP, aku memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke SMKN 1 Bogor dengan mengambil jurusan di SMK, aku mengikuti sebuah organisasi karya ilmiah remaja dan juga kerap kali mengisi konten di majalah dinding berbekal kemampuan berorganisasi dan basis kepenulisanku, aku berhasil memenangkan kompetisi kepenulisan jurnal tingkat Jawa Barat sebagai juara 3, lomba akuntansi nasional juara 4, dan menjadi perwakilan pelajar dari Bogor untuk pelatihan bela negara di gedung DPR tetapi, di balik semua kebahagiaan tersebut, aku begitu terpukul dan merasakan sedih yang teramat di hari yang sama saat aku pergi ke gedung DPR, aku mendapatkan kabar bahwa ayahku telah berpulang karena sakit yang sudah lama bagian dari perjalanan hidupku ini menjadikan aku pribadi yang lebih kuat dan tegar menghadapi masa SMK-ku, aku terus mengasah hobi menulisku dengan cara berpartisipasi dalam beberapa kompetisi dan lomba online. Dari situ, aku kembali berhasil memenangkan beberapa lain 100 finalis lomba cipta puisi nasional, kontributor buku âPejuang Harapan tahun 2013â, kontributor buku âCerita Perjuangan tahun 2013â.Aku juga tetap mempertahankan prestasi di kelasku dengan meraih ranking 1. Setelah lulus dari SMK tadinya aku berpikir untuk bekerja aku ingat keinginan mendiang ayah. Dia ingin aku melanjutkan pendidikan ke jenjang aku juga mendapatkan kesempatan SNMPTN, akhirnya memilih untuk melanjutkan kuliah di PTN yang berada di kota tetangga, yaitu Universitas aku diterima sebagai mahasiswi jurusan Akuntansi. Aku berharap bisa menjadi mahasiswa yang dapat berkontribusi untuk bangsa dan membanggakan orang menyelesaikan kuliah, aku bercita-cita menjadi seorang akuntan untuk perusahaan negara dan pengusaha yang sukses dunia akhirat, Autobiografi Tokohsumber nama saya Ahmad Warson Munawwir. Orang-orang biasa memanggil saya dengan sebutan kyai merupakan salah satu anak laki-laki dari salah satu kyai termasyhur dalam negeri, KH. M. lahir pada tanggal 30 November 1934. Sayah saya, kyai Munawwir adalah pemegang mata rantai sanad Al-Qurâan peninggalan Rasulullah tujuh varian bacaan Al-Qurâan atau Qiraâah Sabâah saya dan murid saya yang tersebar luas di berbagai penjuru membuat saya cukup terkenal sebagai mahaguru Al-Qurâan lahir dari istri kedua dari ayah saya KH. Munawwir, yakni Hj. Sukis. 24 tahun setelah dibukanya pondok pesantren Krapyak pada tahun 1910, saya saat usia saya genap delapan tahun, sang ayah tercinta, KH. M. Munawwir meninggal dunia dan membuat saya menjadi anak yatim demikian, saya terus menimba ilmu di rumah di bawah naungan kakak ipar sekaligus guru saya, kyai Ali Maâ di umur sebelas tahun, saya mulai mengajar di pondok pesantren Krapyak. Hingga usia saya genap kurang lebih 47 tahun atau hingga tahun 1981, saya mengajar di pondok pesantren menikah di usia 36 tahun atau di tahun 1970. Istri saya bernama Nyai Hj. Khusnul Khotimah yang merupakan wanita dari dilihat dari garis keturunan, saya dengan istri masih satu garis kami terpaut sekitar 16 tahun. Dan kami dianugerahi masing-masing seorang putera dan puteris bernama Muhammad Fairuz dan Qorry tahun 1957 atau ketika menginjak usia 23 tahun, saya mulai menyusun sebuah kamus bahasa Arab-Indonesia yang hingga kini dikenal dengan nama kamus Al 1972 kamus tersebut baru rampung ditulis. Isinya 1591 halaman. Kamus tersebut merupakan bukti dari usaha dan kerja keras sekarang, kamu Al Munawwir telah tersebar luas bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di dunia Autobiografi Pahlawansumber lengkap saya Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Kartini. Saya adalah seorang perempuan kelahiran Rembang di tanggal 21 April saya ialah Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, sedangkan ibu saya adalah Ngasirah. Saya memiliki sepuluh saudara kandung dan juga saudara saudara saya antara lain Roekmini, Kartinah, Kardinah, Soelastri, Sosrobusoni, Slamet Sosroningrat, Soemarti, Rawito, Muljono, Drs. ayah, saya disekolahkan di Europese Lagere School ELS hingga saya menginjak usia 12 tahun. Di sekolah yang sama, saya juga mempelajari bahasa kebiasaan adat turun temurun, maka setelah lulus sekolah saya harus dipingit atau harus tinggal di rumah saya saling surat-menyurat dengan teman yang ada di Belanda atau membaca surat kabar darinya, saya mulai tertarik dengan pola pikir perempuan di belahan Eropa itu, saya mulai merasa bahwa kaum hawa di negeri ini ternyata sudah tertinggal dari itu, saya mulai berusaha memajukan dan meningkatkan derajat serta kedudukan perempuan usia 24 tahun, saya dinikahkan oleh ayah dengan seorang bangsawan bernama Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang mana ketika itu sedang menjabat sebagai bupati dianugerahi seorang putra bernama Soeasalit Djojoadhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September kini, saya dikenang sebagai salah satu pahlawan bangsa yang memajukan peran dan kedudukan perempuan Autobiografi Bahasa InggrisLet me introduce my self. The names is Muhammad Andhika Putra. I was born in the city of Sunda, Bandung, exactly on August 12, dadâs name is Muhammad Raffi Purnama and my momâs name is Meliani Septia. Both of them currently work as civil father works at the Bandung District Government Office, while my mother works at the Bandung City Marketing our family, my parent have two children. I am the first child, who is currently still studying in 12th grade at SMAN 12 sister is still in 4th grade, SDN 20 Bandung is the place where he learn now and Putri Purnamasari is her both of my parents work as civil servant, but our family are used to live in the simplicity and I was a child, they always taught me to save my money and manage my financials so well. Usually, we go on a simple vacation once a year to relax our self and relieve the first education adventure is when I went to SDN 20 Bandung, the same school my sister learning I was in that elementary school, I did not that stand out. But in terms of school things I was not so mediocre that, I went to Junior High School 5 Bandung. That time when I was started to have an interest in English times to times, my interest towards English grew bigger and bigger. Then I started to take an English courses to improve my skill on that when I was in the junior high school, I had a chance to represent my school in an English debate competition. At that time, I didnât win, I just got to the final that still one of my best and memorable experience, my first official my graduation, I continue my school in SMAN 7 Bandung. Then I began put more effort and to be more serious about improving my English thought that when a person speak English, they look cooler and the senior high school, again, I joined an English debate competition. Alhamdulillah, with the permition of Allah, I got the third am very happy back then, because that is the proof, that my learning have had some results so because of that achievement too I had a chance to take part in the English debate competition with the level of West Java had to compete with many students from other regions of West Java at that time. But once again, with the permission of Allah I managed to became the second English debate competition track continues until it took me to the English debate competition of Padjajaran University course, this one competition was followed by all students across was very nervous at first, but thanks to the support my parent gave me, I got my spirit rising again and I really hoped for the podium although only the third reward was really interesting, it was the scholarship tickets to study at to Allah, it turned out that my prayer went true. Surprisingly I became even the first champion here. My parents and I were really proud of I am still in the 12th grade. I canât wait to start my journey as International Relations college student at Unpad next Allah grant my prayer to be able to represent Indonesia at international conference as Autobiografi Anak SMAAku bernama Muhammad Alif Saputra. Saat ini aku tinggal di kota Pekanbaru dan merupakan siswa kelas XII jurusan IPS di salah satu SMA negeri kota menjadi tempat tinggalku saat ini, Pekanbaru juga merupakan kota kelahiranku. Aku lahir pada tanggal 25 Juli aku kecil dulu, aku merupakan anak yang aktif, gesit, dan lincah. Selain suka bermain layangan, aku juga suka sekali kejar-kejaran bersama orang-orang dan temanku, lariku adalah yang tercepat dibandingkan teman-teman terdekatku. Ternyata, penilaian mereka ada aku SD, di pelajaran olahraga materi lari, aku mendapatkan nilai paling tinggi karena merupakan pelari tercepat di antara teman-teman saat itu aku jadi makin suka berlarian. Untuk menyalurkan kegemaran dan kemampuanku tersebut, guru olahragaku mengikutkan diriku di berbagai lomba di antaranya berhasil aku menangkan, di antaranya juara harapan 1 lari hari jadi kota Pekanbaru, juara 2 lari HUT RI SD se-kecamatan, dan juga juara 3 lari SD tingkat SMP, aku juga tetap mengikuti beberapa event dan perlombaan lari. Namun, tidak sesering saat aku SD saat berada di bangku SMA aku mulai menyeriusi prestasiku di cabang olahraga ini. Aku mulai mempelajari berbagai teknik-teknik berlari dan membeli sepatu khusus saat aku sedang latihan untuk mengikuti lomba lari antarsekolah SMA, kakiku mengalami cedera. Aku sangat sedih saat itu. Tapi, hal itu tidak membuatku waktu, cederaku pulih dan aku semakin semangat untuk melanjutkan latihan agar bisa mengikuti lomba lari naik kelas XI, aku diikutsertakan untuk berpartisipasi dalam beberapa kejuaraan. Salah satu yang paling berkesan bagiku adalah lomba Krakatau kejuaraan tersebut aku bersaing dengan peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri. Aku sangat bersyukur bisa menyentuh garis finish meskipun tidak naik podium saat situ, aku belajar banyak hal. Kemudian aku mengikuti lomba lari berikutnya, aku berhasil mendapatkan juara 2 di lari 1000 belum puas, di kesempatan yang berbeda aku kembali mengikuti sebuah kejuaraan lari. Dan kali ini aku berhasil meraih juara pertama dalam lomba marathon Pekanbaru Night momen yang sangat berarti bagiku. Semua latihan dan keringatku tidak sudah lulus nanti, aku berencana melanjutkan kuliah di perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat dan mengambil fakultas harapanku, dengan bekal prestasi dan pengalaman, aku bisa mencapai cita-cita menjadi pelari nasional yang akan membawa nama Autobiografi dari Lahir Sampai SMANamaku ialah Dewi Rahma Saputri. Aku lahir di Jakarta, 28 September 2001. Aku memiliki dua adik yang membuatku menjadi anak pertama dari tiga bernama Udin Handoko dan ibuku bernama Dwi Astuti. Pekerjaan ayahku berkaitan dengan pemerintah daerah sementara ibuku mengajar di salah satu MTS dekat rumah. Kami hidup rajib beribadah, jujur, dan taat kepada orang tua merupakan hal-hal yang diajarkan kedua orang tua kepadaku sejak kecil. Saat berumur 6 tahun, aku bersekolah di SDN 2 saat lulus aku melanjutkan sekolahku di SMPN 27 Jakarta dan kini aku sudah duduk di bangku kelas XII SMAN 10 Jakarta. Aku memiliki hobi menulis cerita-cerita SD dan SMP, aku sering sekali membaca komik dan buku-buku fantasi yang membuatku juga gemar menulis kisah-kisah aku banyak menulis cerita pendek yang terlalu fantasi sehingga cenderung tidak masuk menginjak masa SMA aku mulai beralih ke karya tulis cerpen atau cerita pendek. Aku menjadi lebih sering menulis cerita-cerita kehidupan dengan melihat lingkungan yang ada di tahun yang lalu, tepatnya ketika aku masih berada di kelas XI, aku mendaftarkan diri ke sebuah perlombaan menulis yang diselenggarakan oleh salah satu penerbit buku di itu, aku menulis sebuah cerpen fiksi yang bertemakan kehidupan di pedesaan berjudul âSurga yang Jauh di Ujung Kotaâ.Tak ku sangka, tulisanku itu menjadi juara kedua. Betapa bahagianya hatiku ketika itu. Momen saat namaku disebut juri dan naik ke panggung tidak akan pernah aku di sekolah aku juga kembali naik panggung karena sudah membanggakan nama sekolah. Aku menerima piagam penghargaan, hadiah, piala, dan juga uang aku makin semangat mengembangkan hobi harapku, aku bisa menjadi penulis dengan banyak pembaca setia dan bisa memberikan cerita-cerita menarik dari sudut pandang yang Autobiografi yang MenarikAku bernama Ahmad Zulian Fikri, lebih akrab disapa Fikri. Aku lahir di kota Malang pada tanggal 20 Februari 1999, buah pasangan Dodi Suparman dan Amanda merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Kakaku ialah Ivan Maulana. Semasa kecil hingga sekarang, aku suka sekali membaca komik, menggambar, dan terkadang bermain sepak aku dan kakak sering sekali bermain sepak bola bersama teman-teman yang lain di lapangan sekitar tahun 2004 hingga 2010 aku mulai merasakan pendidikan sekolah dasar. Kemudian di tahun berikutnya aku melanjutkan sekolah di SMP negeri yang tidak jauh dari aku duduk di SMP, perkembangan teknologi dan dunia digital semakin pesat. Hal itu membuatku bisa membaca komik secara online dengan waktu aku pun terus tertarik dengan dunia komik dan memutuskan untuk bergabung dengan sebuah komunitas satu atau dua minggu sekali, aku ikut berkumpul dengan sesama penggiat dan penyuka komik. Seiring waktu aku pun mulai belajar menggambar komunitas yang aku ikuti, aku bisa bertukar ide dan berdiskusi bersama komikus masa SMA, aku masih tetap bergabung dengan komnitas komikus tersebut. Sesekali kita menyelenggarakan pameran sketsa komik buatan kita SMA, aku mulai meninggalkan hobiku bermain sepak bola dan beralih ke hobi yang menurut banyak orang membuang-buang waktu, yaitu bermain game game online benar-benar membantuku dalam hal menggambar komik dan menciptakan ide baru. Aku bahkan bergabung dalam ekstrakurikuler game online di kelas XII, aku dan tim game online mengikuti turnamen online nasional. Sayangnya, kami harus puas dengan juara komik, aku juga mengikuti beberapa lomba. Sayangnya aku masih belum berkesempatan memenanginya. Meski begitu, aku tidak berniat untuk melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Malang fakultas Desain Komunikasi Visual setelah lulus nanti untuk terus mengembangkan hobi selesai sudah pembahasan materi kali ini tentang teks autobiografi dan contohnya seperti dilansir dari blog edukatif Indonesia. Bagaimana? Semoga mudah dipahami contoh autobiografi mana yang paling kerena dari sekian contoh di atas? Kasih tau di komentar ya! Share juga dong artikel ini ke media sosial kamu biar temen-temen yang lain juga tahu, ya!
contoh autobiografi diri sendiri panjang pdf